Gunung Gede

Buon Natale e anno nuovo 2013

Vrolijke Kerstmis en nieuwe jaar 2013

Judul Slide

Frohe Weihnachten und neues Jahr 2013

Memuat...

Minggu, 04 Maret 2012

Home » , » Totalitas dan Moralitas Seorang Bill Gates

Totalitas dan Moralitas Seorang Bill Gates

Totalitas dan Moralitas Seorang Bill Gates-Microsoft adalah Bill Gates. Kiranya ungkapan itu tak berlebihan, meskipun tentu saja tak mungkin Bill Gates bisa membangun perusahaan raksasa dan multinasional itu sendirian. Namun, memang Bill Gates lah konseptor microsoft hingga sekarang menjadi perusahaan produsen software (perangkat lunak) yang paling banyak digunakan di dunia. Tak heran jika popularitas dan kekayaan Bill Gates melimpah ruah. Lalu, siapakah pria yang berkaca mata ini?

William Henry Gates III
Nama asli Bill Gates adalah William Henry Gates III, lahir 28 Oktober 1955. Beliau dilahirkan di Seatle, Washington, USA. Bill Gates, nama populernya, adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan William Henry Gates, Sr. Yang berprofesi sebagai pengacara dan Mary Maxwell yang berprofesi sebagai bankir dan anggota tingkat nasional United Way

Kepintaran yang didukung oleh ekonomi yang mapan. Begitu kira-kira untuk menggambarkan kondisi Gates kecil. Sebagai seorang pengacara yang bekerja di perusahaan besar, tentu ayahnya mempunyai jaringan yang luas ke mana-mana. Didukung oleh ibunya, yang selain bankir juga seorang guru yang gemar sekali melakukan kegiatan amal, maka jaringannya tak kalah luas dari suaminya.

Sejak kecil, kepintarannya memang sudah kelihatan dan sangat bersemangat. Anehnya, ia sering mendapatkan masalah di sekolah dasarnya, karena ulahnya yang unik. Oleh karena itulah pada usia 13 tahun, ia dipindahkan ke sekolah dasar khusus pria di Lakeside School, sekolah dasar elit di kawasan Seatle.

Mulai Mengenal Komputer
Kepindahan sekolah inilah sebenarnya, awal dari kesuksesan hidupnya. Bill Gates mulai diperkenalkan dengan komputer sederhana yang bernama ASR-33 pada 1968. Cara kerja komputer ini menurut Bill Gates tidak praktis karena mesin teletype dihubungkan ke telepon, lalu dihubungkan lagi ke komputer. Dengan cepat ia belajar bahasa BASIC, pemrograman, dan hacking secara otodidak. Berjam-jam ia menulis dan mempelajari banyak hal tentang komputer.

Bersama Paul Allen, rekan kerjanya di sekolah, mereka membuat software mikrokomputer pertama pada 1975, yang sebenarnya adalah cikal bakal microsoft. Selanjutnya ketika kuliah di Universitas Harvard, bersama Paul juga, mereka membuat software Altair BASIC untuk PC (Personal Computer/komputer pribadi) pertama yang sukses dibuat pada akhir tahun 70-an.

Pada tahun-tahun selanjutnya mereka berdua terus menciptakan dan mengembangkan software dan pada akhirnya menjadi miscrosoft yang mudah digunakan oleh berbagai kalangan baik industri, pendidikan, sampai pemerintahan. Ironis sekali, kuliahnya di Universitas Harvard tidak selesai karena di-drop out (DO). Sungguh kontradiktif dengan kedudukannya sekarang.

Microsoft Corporation
Microsoft Corporation (perusahaan microsoft) mulai dirintis oleh Bill Gates lagi-lagi dibantu rekannya, Paul Allen pada 1970 yang berawal dari surat terbukanya kepada komunitas pehobi komputer. Ternyata respon mereka sangat baik bahkan banyak sekali saran-saran dari mereka untuk urusan komersialisasi software.

Tentu saja perjalanan microsoft corp tidak selamanya lancar. Misalnya gugatan Seatle Computer karena karena microsoft corp merahasiakan kerja samanya dengan perusahaan komputer IBM, dakwaan monopoli oleh Departemen Keadilan AS, dan beberapa perusahaan lainnya.

Meskipun begitu, tetap saja microsoft corp menjadi perusahaan raksasa yang produknya digunakan hampir di seluruh negara hingga menempatkan Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes, 13 tahun berturut-turut dari tahun 1995 – 2007.

Bill Gates memang seorang total dalam pekerjaanya, tapi tak lupa melanjutkan kebiasaan ibunya dalam melakukan kegiatan amal. Setelah mengundurkan diri dari microsoft corp sebagai CEO, ia kembali ke profesi lamanya sebagai pembuat software dan sering kali menyisihkan keuntungan perusahaannya untuk kegiatan amal.



Sumber:
http://www.anneahira.com/bill-gates.htm

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan menggunakan bahasa yang sopan dan tidak mengandung pornografi.
Anda bisa berkomentar dengan menggunakan pilihan: Nama/URL. Kolom URL bisa dikosongkan.