Gunung Gede

Buon Natale e anno nuovo 2013

Vrolijke Kerstmis en nieuwe jaar 2013

Judul Slide

Frohe Weihnachten und neues Jahr 2013

Memuat...

Kamis, 02 Februari 2012

Home » , , , , , » Teknik Menulis Cerpen

Teknik Menulis Cerpen

Menurut Sumardjo (2001:137-138) pada umumnya menulis cerpen dapat dilakukan dengan teknik narasi, deskripsi, eksposisi, argumentsi, dan persuasif. Dari kelima teknik tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
a)    Narasi
Ciri-ciri karangan narasi pada umumnya rangkaian peristiwanya dapat disusun menurut urutan-urutan, seperti waktu (kronologis) atau sorot balik (flash back), tempat atau lokasi peristiwa itu terjadi, dari yang tidak penting ke yang penting atau sebaliknya.
b)   Deskripsi
Karangan deskripsi merupakan jenis karangan yang isinya bertujuan membentuk suatu citra tentang suatu hal pada diri pembaca atau suatu rangkaian tutur yang isinya melukiskan sesuatu agar pembaca seolah-olah melihat atau merasakan sesuatu yang dilukiskan itu. 
Ciri-ciri karya deskripsi adalah penggambaran objeknya sedemikian rupa sehingga merangsang indera pembaca untuk berimajinasi dan seolah-olah pembaca menuturkannya sendiri. Objek yang digambarkan biasanya uraikan secara jelas, rinci, dan detail.
c)    Eksposisi
Ciri-ciri karangan eksposisi antara lain karangan bersifat informatif dan tidak ada upaya untuk memengaruhi sikap atau pendapat pembaca. Pada bagian akhir acak kali berisi penegasan dan bukan simpulan.
d)   Argumentasi
Ciri-ciri karangan argumentasi adalah adanya pendapat yang disampaikan secara meyakinkan. Selain itu, juga adanya alasan yang kuat untuk mendukung atau membuktikan kebenaran pendapat dengan bukti-bukti yang konkret, sekaligus mengambil kebenaran simpulan atau ringkasan isi.
e)    Persuasif
Ciri-ciri karangan persuasif yaitu adanya gaya propaganda dalam penyampaiannya, adanya pemikiran-pemikiran pengarang yang bersifat sugestif, menggunakan/ adanya bukti-bukti untuk meyakinkan pembaca.
Penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa ada berbagai macam teknik dalam membuat cerpen. Cerpen yang dibuat dapat berupa penjabaran atau narasi, persuasi atau atau ajakan deskripsi atau menggambarkan, dan lain-lain. Dengan bermacam-macamnya teknik pembuatan cerpen, ini menunjukkan bahwa cerpen merupakan karya sastra bentuk prosa yang benar-benar bervariasi, disamping menarik dan kreatif, sehingga dalam membuat cerpen tidak harus naratif.


Sumber: http://the-ladunni.blogspot.com/2012/02/teknik-menulis-cerpen.html#ixzz1nsQi5w2j

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan menggunakan bahasa yang sopan dan tidak mengandung pornografi.
Anda bisa berkomentar dengan menggunakan pilihan: Nama/URL. Kolom URL bisa dikosongkan.