Gunung Gede

Buon Natale e anno nuovo 2013

Vrolijke Kerstmis en nieuwe jaar 2013

Judul Slide

Frohe Weihnachten und neues Jahr 2013

Memuat...

Sabtu, 03 Maret 2012

Home » , , , » Proses Pembuatan Film Dokumenter

Proses Pembuatan Film Dokumenter

Tentang Film Dokumenter-Pengertian Film Dokumenter-dokumenter banyak sekali definisinya. Namun, pada intinya film dokumenter merujuk kepada sebuah film yang dibuat berdasarkan kisah nyata. Film ini berjenis non fiksi bukan cerita khayalan tetapi kisah nyata. Film dokumenter tidak diperankan oleh aktor tertentu. Tetapi, merekam subjek-subjek orang terkait dengan peristiwa sejarah tertentu.

Unsur-Unsur yang Ada


Di dalam film dokumenter, setidaknya ada dua unsur yang  terdapat di dalamnya. Diantaranya adalah:

1. Gambar (Visual)
Gambar diambil berdasarkan peristiwa tertentu. Orang-orang yang direkam dalam film tersebut, benar-benar ada dan pernah ada, bukan sebagai pemeran yang menggantikan seseorang dalam film tersebut.


2. Kata-kata (Verbal)



Kata-kata dalam film tersebut berasal dari penuturan langsung dari subjek yang menjadi tokoh dalam film dokumenter tersebut.  Kata-kata yang dilontarkan biasanya berupa kesaksian atas sejarah maupun peristiwa tertentu. Namun, kata-kata tersebut juga bisa berasal dari narator untuk menggambarkan peristiwa maupun memberikan keterangan tertentu pada tempat-tempat yang direkam dalam gambar

Cara Membuat Film Dokumenter


Nah, sekarang bagaimana cara membuat film dokumenter? Tak begitu sulit asalkan mau. Berikut ini akan dipaparkan mengenai teknik dan cara mudah dalam membuat film dokumenter. Diantaranya sebagai berikut.


1. Rumuskan tujuan
Sebelum film dokumenter dibuat, tentu saja langkah pertama adalah merumuskan tujuan pembuatan film tersebut. Termasuk memperjelas motif-motif pembuatannya. Sekedar mengabadikan kenangan, ingin meluruskan sejarah, atau motif yang paling ekstrem yaitu menjadikan film dokumenter tersebut sebagai ajang propaganda. Pilihan tujuan itu ada di tangan Anda.

2. Riset
Sekecil apapun riset diperlukan. Bayangkan kalau Anda membuat film dokumenter tetapi tokoh-tokoh yang diwawancarai salah, atau tak sesuai dengan fakta sejarah. Bisa jadi, film yang dihasilkan nantinya terkesan asal-asalan dan pembuatnya mendapat cap buruk, mendapat reputasi yang buruk dari penonton.

Makanya, sebelum film dibuat lakukan riset mengenai film dokumenter tersebut, bisa melalui literatur dan bacaan-bacaan ilmiah, maupun mencari sumber atau narasumber yang cocok sebagai kesaksian dalam film dokumenter Anda itu

3. Pembuatan naskah
Pembuatan naskah ini terkait dengan rangkaian cerita kenyataan yang akan ditampilkan dalam sebuah film. Dengan adanya naskah, alur film nantinya akan runtut, tidak terkesan terbolak-balik  sehingga penonton kesulitan menangkap pesan yang ingin disampaikan dalam film tersebut.

4. Pengambilan gambar
Saat proses pengambilan gambar, disinilah skill  atau keterampilan  perlu diandalkan. Biasanya, para pembuat film dokumenter pemula tak paham teori pengambilan gambar, termasuk mengambil sudut pandang, penonjolan subjek maupun penekanan efek dramatisasi. Untuk itu, perlu keahlian khusus dan jam terbang untuk bisa melakukannya. Tapi sebagai pemula, abaikan teori tapi praktekkan saja sebisa dan semampunya, biarlah kritik datang setelahnya asalkan ada pembelajaran selepasnya.


5. Editing
Dalam proses editing ini tak mudah. Anda harus menguasai misalnya yang paling sederhana program video editing. Namun, kalau memang belum  mampu, serahkan saja kepada para penyedia layanan jasa video editing. Tentu Anda juga harus menjelaskan tentang film yang Anda buat itu. Kalau perlu tunggu proses editing itu sambil Anda juga bisa belajar agar kelak bisa melakukannya sendiri.


Demikian sekilas tentang film dokumenter. Semoga tips singkat di atas bisa membantu Anda mengawali diri menjadi seorang pembuat film dokumenter ternama dan diakui reputasinya di negeri ini. Selamat mencoba.


Sumber:
http://www.anneahira.com/tentang-film.htm

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan menggunakan bahasa yang sopan dan tidak mengandung pornografi.
Anda bisa berkomentar dengan menggunakan pilihan: Nama/URL. Kolom URL bisa dikosongkan.