Gunung Gede

Buon Natale e anno nuovo 2013

Vrolijke Kerstmis en nieuwe jaar 2013

Judul Slide

Frohe Weihnachten und neues Jahr 2013

Memuat...

Senin, 27 Februari 2012

Home » » Faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Membaca

Faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Membaca

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN MEMBACA-Banyak faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca, baik membaca permulaan maupun membaca lanjut (membaca pemahaman). Faktor-faktor yang mempengaruhi membaca permulaan menurut Lamb dan Arnold (1976) ialah: 

1. Faktor fisiologis 
2. Faktor intelektual 
3. Faktor lingkungan 
4. Faktor psikologis 

A. Faktor Fisiologis 
Faktor ini mencakup kesehatan fisik, pertimbangan neuro-logis, dan jenis kelamin. Kelehan juga merupakan kondisi yang tidak menguntungkan bagi anak untuk belajar, khususnya belajar
membaca. Beberapa ahli mengemukakan bahwa keterbatasan neurologis (misalnya berbagai cacat otak) dan kekurangmatangan secara fisik merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan anak gagal dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman mereka. 

Gangguan pada alat bicara, alat pendengaran, dan alat penglihatan bisa memperlambat kemajuan belajar membaca anak. Analisis bunyi, misalnya, mungkin sukar bagi anak yang mempunyai masalah pada alat bicara dan pendengaran. 

B. Faktor Intelektual 
Istilah intelegensi didefinisikan oleh Heinz sebagai suatu kegiatan berpikir yang terdiri dari pemahaman yang esensial tentang situasi yang diberikan dan meresponnya secara tepat (Page dkk., 1980). Terkait dengan penjelasan Heinz di atas, Wechster (dalam Harris dan Sipay, 1980) mengemukakan bahwa intelegensi ialah kemampuan global individu untuk bertindak sesuai dengan tujuan, berpikir rasional, dan berbuat secara efektif terhadap lingkungan. 

Peneliti Ehansky (1963) dan Muehl dan Forrel (1973) yang dikutip oleh Harris dan Sipay (1980) menunjukkan bahwa secara umum ada hubungan positif (tetapi rendah) antara keceradasan yang diindikasikan oleh IQ dengan rata-rata peningkatan remedial membaca. Pendapat ini sesuai dengan yang dikemukakan oleh Rubin (1993) bahwa banyak hasil penelitian memperlihatkan tidak semua siswa yang mempunyai kemampuan intelegensi tinggi untuk menjadi pembaca yang baik. Secara umum, intelegensi anak tidak sepenuhnya mempengaruhi berhasil tidaknya anak dalam membaca permulan. 

C. Faktor Lingkungan 
Faktor lingkungan juga mempengaruhi kemajuan kemampuan membaca anak. Faktor lingkungan mencakup latar belakang dan pengalaman siswa di rumah dan sosial ekonomi keluarga. 

1. latar belakang dan pengalaman siswa di rumah 
Lingkungan dapat membentuk pribadi, sikap, nilai, dan kemampuan bahasa anak. Kondisi di rumah mempengaruhi pribadi dan penyesuaian diri anak dalam masyarakat. Kondisi itu pada gilirannya dapat membantu anak, dan dapat juga menghalangi anak belajar membaca. Anak yang tinggal di dalam rumah tangga yang harmonis, rumah yang penuh dengan cinta kasih, yang orang tuanya memahami anak-anaknya, dan mempersiapkan mereka dengan dengan rasa harga diri yang tinggi, tidak akan menemukan kendala yang brearti dalam mambaca. 

Rubin (1993) mengemukakan bahwa orang tua yang hangat, demokratis, bisa mengarahkan anak-anak mereka pada kegiatan yang berorientasi pendidikan, suka menantang anak untuk berpikir, dan suka mendorong anak untuk mandiri merupakan orang tua yang memiliki sikap yang dibutuhkan anak sebagai persiapan yang baik untuk belajar di sekolajh. Disamping itu, komposisi orang dewasa dalam lingkungan rumah juga berpengaruh pada kemampuan membaca anak. 

Rumah juga berpengaruh pada sikap anak terhadap buku dan membaca. Orang tua yang gemar membaca, memiliki koleksi buku, menghargai membaca, dan senang membacakan cerita kepada anak, umumnya menghasilkan anak yang senang membaca. 

Kualitas dan luasnya pengalaman anak di rumah juga penting bagi kemajuan belajar membaca. Membaca seharusnya merupakan suatu kegiatan yang bermakna. Pengalaman masa lalu anak-anak memungkinkan mereka untuk lebih memahami apa yang mereka baca 

2. faktor sosial ekonomi 
Ada kecenderungan orang tua kelas menengah ke atas merasa bahwa anak-anak mereka siap lebih awal dalam membaca permulaan. Namun, usaha orang tua hendaknya tidak berhenti hanya sampai pada membaca permulaan saja. Orang tua harus melanjutkan kegiatan membaca anak secara terus menerus. Faktor sosial ekonomi, orang tua, dan lingkungan tetangga merupakan faktor yang membentuk lingkungan rumah siswa. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa status sosial ekonomi siswa mempengaruhi kemampuan verbal siswa. Semakin tinggi status sosial ekonomi siswa semakin tinggi kemampuan verbal siswa. 

Anak-anak yang berasal dari rumah yang memberikan banyak kesempatan membaca, dalam lingkungan yang penuh dengan bahan bacaan yang beragam, akan mempunyai kemampuan membaca yang tinggi (Crawley dan Mountain, 1995). 

D. Faktor Psikologis 
Faktor lain yang juga mempengaruhi kemajuan kemampuan membaca anak adalah faktor psikologis. Faktor ini mencakup motivasi, minat, dan kematangan sosial, emosi, dan penyesuaian diri 

1. motivasi 
Depdiknas (2003) mengemukakan beberapa prinsip motivasi dalam belajar membaca: 

a) Kebermaknaan 
b) Pengetahuan dan keterampilan prasyarat 
c) Model 
d) Komunikasi terbuka 
e) Keaslian dan tugas yang menantang, latihan yang tepat dan efektif 
f) Kondisi dan konsekuensi yang menyenangkan 
g) Keragaman pendekatan 
h) Mengembangkan beberapa kemampuan 
i) Melibatkan sebanyak mungkin indera 

2 Minat 
Minat baca ialah keinginan yang kuat disertai usaha-usaha seseorang untuk membaca. Orang yang mempunyai minat membaca yang kuat akan diwujudkannya dalam kesediaannya untuk mendapat bahan bacaan dan kemudian membacanya atas kesadarannya sendiri. 

Frymeir (dalam Crawley dan Mountain, (1995) mengidentifikasi tujuh faktor yang mempengaruhi perkembangan minat anak. 

1. Pengalaman sebelumnya; anak tidak akan mengembangkan minatnya terhadap sesuatu jika mereka belum pernah mengalaminya. 

2. Konsepsinya tentang diri; sebaliknya, anak akan menerima jika informasi itu dipandang berguna dan membantu meningkatkan dirinya. 

3. Nilai-nilai; 

4. Mata pelajaran yang bermakna 

5. Tingkat keterlibatkan tekanan 

6. Kekompleksitasan materi pelajaran 


3. Kematangan sosio dan emosi serta penyesuaian diri
***

4 komentar:

  1. lupa gan, tapi kalo ga salah diambil dari bukunya Dwi Sunar Prasetyono, Rahasia Mengajarkan Gemar Membaca pada Anak Sejak Dini

    BalasHapus
  2. Min, semoga benar ya, soalnya ini saya buat tugas proposal Medpen, tahun berapa bukunya Min ? Trims

    BalasHapus
  3. Maaf Min, kalau boleh tahu, itus emua teori atau pendapat ?

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan menggunakan bahasa yang sopan dan tidak mengandung pornografi.
Anda bisa berkomentar dengan menggunakan pilihan: Nama/URL. Kolom URL bisa dikosongkan.