Gunung Gede

Buon Natale e anno nuovo 2013

Vrolijke Kerstmis en nieuwe jaar 2013

Judul Slide

Frohe Weihnachten und neues Jahr 2013

Memuat...

Senin, 23 Januari 2012

Home » , » Fenomena Badai Matahari

Fenomena Badai Matahari

Fenomena badai matahari atau yang disebut juga sebagaiphenomena of solar storm adalah kondisi dimana matahari menjulurkan lidah api dengan kekuatan yang sangat besar. Badai matahari bisa diartikan juga sebagai kondisi dimana matahari mengeluarkan semburan atau suar matahari (solar flare) yang sangat dahsyat. Kondisi badai matahari adalah ledakan besar di atmosfer matahari yang dapat melepaskan energi sebesar 6 x 1025 joule (dimana 1 joule setara dengan 2.7778x10-7 kwh),
sangat besar bukan? Istilah solar flare ini juga digunakan untuk fenomena yang mirip dan terjadi di bintang lain selain matahari. Semburan matahari pada peristiwa badai matahari ini akan memengaruhi semua lapisan atmosfer matahari (fotosfer, korona dan kromosfer).


Kebanyakan semburan badai matahari terjadi di wilayah aktif di sekitar bintik matahari. Semburan matahari padafenomena badai matahari untuk pertama kalinya diamati oleh seorang ahli astronomi dari Inggris, yang bernama Richard Christopher Carrington pada tahun 1859.

Fenomena badai matahari pertama kali terjadi pada 1859 (pertama kali terjadi dalam arti pertama kali diamati oleh manusia modern), yang diamati oleh Richard Christopher Carrington. Sehingga badai matahari pada tahun 1859 itu sering disebut sebagai Peristiwa Carrington. Menurut pengamatan NASA, badai matahari akan kembali terjadi pada tahun 2012 ini. Badai matahari pada tahun 1859 memperlihatkan semburan matahari terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah pengamatan manusia. Terjadinya badai matahari tersebut pada tanggal 1 sampai 2 September 1859. Kejadian itu memperlihatkan aurora (pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet) dapat dilihat di seluruh dunia, dengan dampak badai matahari adalah sistem telegraf (sistem komunikasi jarak jauh saat itu) di seluruh Eropa dan Amerika Utara mengalami kekacauan, pilon-pilon telegraf mengeluarkan percikan api dan kertas telegraf terbakar, beberapa sistem telegraf masih dapat mengirim dan menerima pesan meskipun telah terputus dari pencatu daya. Dampak badai matahari berikutnya adalah sinar X dan radiasi ultraviolet yang dikeluarkan oleh semburan matahari dapat memengaruhi ionosfer bumi dan mengganggu komunikasi radio.

Fenomena badai matahari 2012 apabila terjadi, akan bisa dibayangkan bagaimana dampaknya atau bahaya badai matahari bagi manusia. Dimana pada tahun 2012 adalah jaman modern yang serba canggih dengan alat-alat kebutuhan primer, alat kerja, alat komunikasi dan fasilitas-fasilitas hidup yang lainnya sebagian besar bersumber pada listrik. Dampak badai matahari 2012 apabila terjadi, maka sebagian besar atau seluruh listrik di bumi ini akan mati. Dampak badai matahari yang lainnya adalah gangguan atau hilangnya sinyal radio, sinyal selular dan telepon, sistem radar, sinyal GPS, dan sinyal-sinyal dari alat telekomunikasi yang lainnya. Sehingga bisa dikatakan, dampak badai matahari 2012 apabila terjadi maka bumi ini akan menjadi sunyi dan gelap daripada sebelumnya. Belum tahu secara pasti kapan badai matahari 2012 terjadi, dan belum tahu pula berapa lama waktu badai matahari 2012 akan terjadi.
Demikian, sekilas artikel tentang fenomena badai matahari 2012, semoga bermanfaat dan bisa disikapi dengan waspada tanpa ketakutan yang berlebihan. (acuan : wikipedia)


Sumber: http://memikatcahaya.com/sudut-cahaya/fenomena-badai-matahari

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan menggunakan bahasa yang sopan dan tidak mengandung pornografi.
Anda bisa berkomentar dengan menggunakan pilihan: Nama/URL. Kolom URL bisa dikosongkan.