Gunung Gede

Buon Natale e anno nuovo 2013

Vrolijke Kerstmis en nieuwe jaar 2013

Judul Slide

Frohe Weihnachten und neues Jahr 2013

Memuat...

Rabu, 14 September 2011

Home » » Materi Paragraf dan Latihan

Materi Paragraf dan Latihan

PARAGRAF

1.  Pengertian
Bagian dari karangan atau tuturan yang terdiri dari sejumlah kalimat yang mengungkapkan satuan informasi dengan ide pokok sebagai pengendalinya.

2.  Fungsi
1. Penampung pragmen pikiran atau ide pokok.
2. Alat untuk memudahkan pembaca memahami jalan pikiran pengarang.
3. Alat bagi pengarang untuk mengembangkan jalan pikiran secara sistematis.
4. Pedoman bagi pembaca untuk mengikuti dan memahami jalan pikiran pengarang
5. Alat penyampai pragmen pikiran atau ide pokok pengarang kepada pembaca.
6. Sebagai penanda bahwa pikiran baru dimulai
7. Dalam rangka keseluruhan karangan paragraph berfungsi sebagai pengantar, transisi,  dan penutup.

3.  Unsur-unsur
1) Transisi
 Transisi adalah sebuah pengantar dalam paragraf sebelum sampai pada kalimat topok.    Transisi dapat berbentuk kata, frase, dan kalimat.
2) Kalimat topik/kalimat utama.
Kalimat topik atau kalimat utama adalah kalimat yang dijelaskan oleh kalimat-kalimat yang lain (kalimat penjelas).
3) Kalimat penjelas/kalimat pengembang.
Kalimat pengembang atau kalimat penjelas adalah kalimat yang menjelaskan kalimat utama atau kalimat topik.
4) Kalimat penegas
Kalimat penegas adalah kalimat yang berfungsi menegaskan kembali informasi atau gagasan yang telah dikemukakan oleh kalimat utama.

Perhatikan contoh berikut:
(1) Hesti dan Heni sama-sama menata rias wajah dengan lengkap. (2) Perbedaannya terletak pada cara mereka merias wajah. (3) Hesti, memoles wajah hanya dengan kuas kecil yang sudah tersedia pada kemasan perona mata, tanpa membentuk dan merapikannya dengan kuas khusus sehingga hasilnya tidak begitu rapi. (4) Demikian juga pada bagian lainnya, seperti pipi dan bibir. (5) Sedangkal Heni, memoles bagian-bagian wajah dengan kuas khusus. (6) Tampak tata rias wajahnya lebih rapi dan sempurna. (7) Memang, tata cara merias yang berbeda akan membawa hasil yang berbeda pula.


Unsur-unsur paragraf di atas adalah:
Kalimat (1)                             : transisi, berupa kalimat
(2)                              : kalimat topik
(3), (4), (5), dan (6)  : kalimat penjelas (kalimat pengembang)
(7)                             : kalimat penegas


4.  Syarat-syarat paragraf.
1) Memiliki keutuhan (unity)
Keutuhan artinya paragraf hanya memiliki satu kalimat utama atau kalimat topik dan kalimat-kalimat penjelasnya mengacu pada kalimat topik tersebut. Jadi paragraf yang utuh apabila kalimat-kalimatnya mengacu pada pada satu topik. Tidak ada kalimat-kalimat yang menyimpang dari topik.
Contoh:
 (1) Banjir yang besar menyebabkan puluhan rumah hancur dan merugikan para petani. (2) Mereka sekarang sudah tidak tahu lagi harus tinggal di mana. (3) Pekerjaan pun tidak ada karena seluruh lahan yang akan dipanen ikut tergenang air. (4) Kini tinggalah petani-petani itu meratapi nasibnya yang malang, tinggal di tenda-tenda, dan jauh dari sanak keluarga. (5) Tak ada lagi harta benda, makan pun seadanya, dan dan berbagai penyakit mulai menjangkitinya. (6) Sungguh sangat memilukan. 

2)  Memiliki koherensi (coherence)
Koherensi artinya kepaduan maknawi antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain.


Contoh:
(1)    Penangkapan preman oleh aparat kepolisisn disambut gembira oleh masyarakat. (2) Masyarakat tidak perlu takut jika bepergian di malam hari. (3) Para sopir dan kondektur pun tidak lagi merasa takut diperas oleh preman. (4) Tindak kriminal pun yang sebelumnya meningkat kini menurun tajam. (5) Keadaan yang aman dan damai sekarang ini sungguh sangat dirasakan oleh masyarakat. (6) Jadi, adanya upaya pemerintah dalam membasmi tindakan preman disambut baik oleh seluruh lapisan masyarakat.

Coba Anda bandingkan!
(1) Saya suka warna merah. (2) Apel yang merah itu rasanya manis sekali. (3) Mobil yang bertabrakan di Jalan Raya Bogor itu pun  warnanya merah. (4) Kemarin teman kuliahku membeli mobil merah yang sangat disukainya. (5) Memang naik mobil warna merah lebih enak dibandingkan mobil warna lainnya.

Koherensikah paragraf tersebut? Mengapa?----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
5. Paragraf berdasarkan letak kalimat utama
1. Paragraf deduktif.
Paragraf yang kalimat utamanya ada di awal paragraf
Contoh:
(1) Banjir yang besar menyebabkan puluhan rumah hancur dan merugikan para petani. (2) Mereka sekarang sudah tidak tahu lagi harus tinggal di mana. (3) Pekerjaan pun tidak ada karena seluruh lahan yang akan dipanen ikut tergenang air. (4) Kini tinggalah petani-petani itu meratapi nasibnya yang malang, tinggal di tenda-tenda, dan jauh dari sanak keluarga. (5) Tak ada lagi harta benda, makan pun seadanya, dan dan berbagai penyakit mulai menjangkitinya. (6) Sungguh sangat memilukan. 

2. Paragraf induktif
Paragraf yang kalimat utamanya terletak di akhir paragraf
Contoh:
(1) Masyarakat pedesaan di wilayah Bogor dapat melakukan pekerjaan sehari-hari di malam hari. (2) Mereka sekarang sudah dapat menikmati aliran listrik di tiap-tiap rumah. (3) Tidak saja itu, segala jenis alat elektronika pun sudah menggunakan listrik, mulai dari radio sampai televisi. (4) Itu semua akibat  manfaat listrik masuk desa.

(1) TVRI memiliki paket informasi yang dikemas dalam Berita Pagi, Berita Petang, dan Dunia dalam Berita. (2) RCTI memiliki paket Nuansa Pagi, Buletin Siang, dan Seputar Indonesia. (3) SCTV memiliki paket yang hampir sama dengan RCTI, hanya saja SCTV memiliki Paket Liputan Enam. (4) TPI mempunyai Selamat Pagi Indonesia. (5) Anteve menyiarkan Laporan Pagi. (6) Stasiun-stasiun televisi yang baru pun, seperti Metro TV, Trans TV, danTV 7 juga memiliki beragam acara yang bernuansa informasi. (7) Pada dasarnya semua stasiun televisi mempunyai paket informasi untuk disiarkan kepada pemirsa.

3. Paragraf Campuran
Paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal dan akhir paragraf.
Contoh:
(1) Kesimpulannya, keluarga kami senang membaca bacaan yang berbeda-beda. (2) Ayah membaca buku politik dan ekonomi. (3) Ibu senang membaca majalah, koran, dan bacaan-bacaan tentang kewanitaan. (4) Kakak menyukai cerpen, komik, dan cerita-cerita silat. (5) Saya sendiri menyukai buku-buku pendidikan. (6) Dengan demikian, jelas bahwa bacaan keluarga kami memang berbeda-beda.

            (1) Penangkapan preman oleh aparat kepolisisn disambut gembira oleh masyarakat. (2) Masyarakat tidak perlu takut jika bepergian di malam hari. (3) Para sopir dan kondektur pun tidak lagi merasa takut diperas oleh preman. (4) Tindak kriminal pun yang sebelumnya meningkat kini menurun tajam. (5) Keadaan yang aman dan damai sekarang ini sungguh sangat dirasakan oleh masyarakat. (6) Jadi, adanya upaya pemerintah dalam membasmi tindakan preman disambut baik oleh seluruh lapisan masyarakat.
4. Paragraf deskriptif/paragrap/naratif
Paragraf yang kalimat utamanya dinyatakan secara implisit (tidak terlihat di dalam teks). Kalimat utama pada paragraph ini biasanya diserahkan kepada pembaca.
Contoh:
(1) Kulihat wajah gadis itu merah padam. (2) Matanya bersinar tajam sambil memandang orang di sekelilingnya. (3) Seakan baru saja ia mengalami sesuatu. (4) Berulang-ulang ia menyembunyikan raut wajahnya yang kelihatan pucat. (5) Tetapi orang di sebelahnya tidak mengacuhkannya. (6) Sungguh kasihan gadis itu.

Apa kalimat utama paragrap di atas?---------------------------------------------------------------



Bagaimana cara Anda mendapatkan kalimat utama itu?--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Disamping keempat paragraf di atas, sebenarnya masih ada jenis paragraf lain seperti:
1. Paragraf penderetan
2. Paragraf perbandingan
3. Paragraf contoh-contoh
4. Paragraf sebab-akibat
5. Paragraf definisi
6. Paragraf perulangan
7. Paragraf pertanyaan


Apakah Anda mahasiswa yang menyukai tantangan!...........
Baik, inilah tantangan berikutnya untuk Anda.

Carilah pengertian dan contoh ketujuh pargraf di atas!

Selamat bekerja!
Kata orang bijak:
Seorang mahasiswa yang ulet, dia tidak akan pernah berhenti untuk mencari tantangan.
Anda mahasiswa seperti itu? Buktikan!


Bacalah paragraf di bawah ini!

(1) Maraknya pornografi dan pornoaksi membuat resah masyarakat. (2) Pornografi dan pornoaksi oleh sebagian orang dianggap sebagai seni atau kebebasan berekspresi. (3) Mereka juga beranggapan tidak realistis mengaitkan seni dengan nilai-nilai agama. (4) Dengan penuh keyakinan mereka membela mati-matian orang yang mempertontonkan erotisme dan yang mengkritiknya dianggap iri dan takut tersaingi. (5) Sungguh terbalik wajah dunia ini. (6) Kebatilan mereka dukung, sementara kabaikan dianggap kelompok awam yang tak berseni dan tak berbudaya. (7) Kita bertanya, siapa sesungguhnya yang tak berseni dan tak berbudaya. (8) Dengan demikian, pengaburan nilai-nilai agama dan moral dalam menilai dan memandang sesuatu merupakan tujuan paham kapitalis sekuler, produk orang-orang kafir.

Jawablah soal-soal berikut!
1. Jelaskan unsur-unsur paragraf di atas!
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
3. Dilihat dari letak kalimat utamanya, apa nama paragraf di atas?
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

4. Jelaskan penanda koherensi paragraf di atas!
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan menggunakan bahasa yang sopan dan tidak mengandung pornografi.
Anda bisa berkomentar dengan menggunakan pilihan: Nama/URL. Kolom URL bisa dikosongkan.